Enam Cara Budidaya Entok Bagi Pemula dan Tips Agar Cepat Besar


Entok atau menthok merupakan salah satu jenis unggas yang sudah cukup familiar bagi masyarakat Indonesia. Meskipun tidak sepopuler unggas lainnya seperti bebek namun entok juga merupakan unggas yang dibudidayakan secara konvensional sebagaimana.

Banyak orang yang memang tidak menyukai daging entok sebab cenderung alot dan memiliki bau yang anyir. Entok atau menthok juga memiliki postur yang lebih tinggi dan lebih besar dari bebek, sehingga tentunya jumlah daging yang di hasilkan juga lebih banyak.

Daging entok memiliki kandungan lemak yang lebih banyak dibandingkan dengan jenis unggas lainnya. Inilah yang kemudian membatasi konsumen untuk menyantap daging entok ini. Tentunya mereka dengan beberapa jenis penyakit seperti kolesterol atau darah tinggi tidak disarankan mengkonsumsinya. Meskipun demikian daging entok selain mengandung lemak, protein dan kalori juga memiliki manfaat. Salah satunya adalah sangat baik dikonsumsi bagi mereka yang sedang menjalankan program diet dan mengalami anemia sebagaimana.

Daging entok tidak secara umum dijual dan tersedia disemua restoran atau tempat makan. Tidak seperti daging ayam atau bebek yang dapat dengan mudah diperoleh. Untuk mendapatkan olahan menthok kadang kita harus bersusah payah mencarinya sebagaimana. Sebab pengolahan yang tidak tepat akan bisa membuat tekstur dan rasa daging menjadi tidak nikmat. Namun, tentunya hal tersebut bukanlah alasan untuk tidak membudidayakan entok. Berikut langkah mudah dalam


Ishar Yulian Satriani
Entah mau ngetik apaan :v
SHARE

0 Komentar

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel